Menikah itu enaknya cuma 50%

Menikah, sunnah Rasul yang menjadi dambaan pemuda saat ini. Bagi seseorang yang belum menikah, mungkin ia berpikir bahwa menikah itu adalah cerita tentang kebahagiaan dan keindahan semua. Lantas, apakah itu benar adanya? Mari kita ulas.

Menikah, tak hanya menyatukan dua insan, namun menyatukan dua keluarga, dua kultur, dua budaya, dua adat, dua kebiasaan dan banyak lagi dua-dua lainnya. Setelah akad dilaksanakan, mau tidak mau, kehidupan kita yang sebenarnya akan dimulai. keluarga baru, tanggung jawab yang baru, dan kebiasaan yang baru.

Mudahkah menjalani itu semua? Jawabannya MUDAH. Bahkan MUDAH SEKALI. Jika keduanya mempunyai visi yang sama, yakni menggapai Ridho Allah. Jika tujuan menikah adalah Ridho Allah, maka InsyaAllah, pernikahan akan mudah dijalankan, kehidupan pun akan nikmat dirasakan, InsyaAllah kesulitan akan Allah mudahkan.

VISI PERNIKAHAN : Menggapai Ridho Allah

MISI PERNIKAHAN : Taat pada Allah, Mengaji, beribadah.

Menikah itu enaknya cuma 50%, 50% lagi enak sekali. Mutlak bahwa semua lika-liku kehidupan adalah suatu hal yang harus kita hadapi dan kita jalani sesuai dengan aturan Allah. Akan sangat wajar bahwa kita berumah tangga akan ada seru, senang, tawa, sedih, sendu, duka dan bahagia. So, enak tidaknya kita berumah tangga adalah tergantung kita.

Enaknya menikah itu hanya 50%, 50% nya lagi enak sekali.

Tips menikah enak itu adalah menciptakan suasana bahagia di rumah, dan ini adalah tugas suami dan istri. Keduanya mempunyai peran yang sama. Akan terasa nikmat jika suami memahami dan menyayangi sang istri. Karena pada hakikatnya istri paling tidak bisa diistimewakan, maksud saya, paling tidak tahan kalau udah disayang, maka istri pasti akan jauh lebih menyayangi suaminya.

Saling menghargai juga menjadi kekuatan ikatan rumah tangga. Untuk itu, hargai pasangan kita. Istri taat pada suami, suami sayang kepada istri. Mudah kok cara menyayangi istri, tinggal bantu saja pekerjaannya, peluk ia ketika suami akan dan pulang bekerja. Begitupun menyayangi suami, siapkan bekalnya sebelum bekerja, peluk ia ketika akan dan sepulang bekerja. InsyaAllah suasana sakinah akan terus terasa didalam rumah.

Tips yang terakhir, dan yang paling penting adalah, setelah menikah jangan berhenti untuk mengaji. Ikuti kajian yang akan terus memperbaharui iman kita. Berdoalah agar Allah terus jaga keluarga kita, hingga ke surga.Aamiin.

 

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *